Catat, Tips untuk Ibu Hamil Saat Pandemi Covid-19

Catat, Tips untuk Ibu Hamil Saat Pandemi Covid-19

Di masa pandemi Covid-19, ibu hamil mesti mengusahakan pemberian ekstra. Pasalnya, ia tidak hanya mesti memelihara diri sendiri, ia pun bertanggung jawab atas kebugaran bayi di dalam kandungannya. Risiko terjangkit Covid-19 bagi ibu hamil sama dengan orang dewasa yang tidak hamil. Sebagai tindakan pencegahan, mereka dimasukkan di dalam grup risiko sedang. Jika ibu hamil terinfeksi Covid-19 dengan gejala parah, mungkin bayi lahir lebih awal berasal dari tanggal yang ditentukan. Oleh sebab itu, mutlak untuk menerapkan protokol kebugaran secara ketat sepanjang masa kehamilan, khususnya ketika usia kehamilan menginjak trimester ke-3.

Baca juga: 5 Makanan yang Mengandung Folat, Baik untuk Ibu Hamil Dilansir berasal dari NHS, berikut adalah tips kehamilan di masa pandemi Covid-19 sehingga calon ibu dan bayi senantiasa sehat. Dapatkan informasi, ide dan insight di e-mail kamu. Daftarkan e-mail Apa yang mesti dilakukan? Bagi ibu hamil, terlalu direkomendasi untuk sebisa mungkin senantiasa berada di tempat tinggal dan tidak nampak tempat tinggal untuk perihal yang tidak mendesak Langkah Mencapai Hamil Sehat .

Jika terpaksa nampak rumah, senantiasa mengfungsikan masker, menghindari kerumunan, dan memelihara jarak berasal dari orang lain. Setelah memegang benda apapun, senantiasa cuci tangan mengfungsikan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer. Untuk pengecekan rutin, mungkin lebih dari satu dokter dapat menyarankan konsultasi secara online, melalui telpon atau panggilan video.

Baca juga: Lebih berasal dari 10 Juta Ibu Hamil Alami Preeklampsia, Begini Mencegahnya Jika pengecekan mesti dijalankan di klinik, melaksanakan tes Covid-19 jikalau diperlukan dan pastikan klinik berikut menerapkan protokol kebugaran yang ketat. Hal ini dijalankan untuk menunjang memelihara semua orang sehingga aman dan terlindungi berasal dari penularan Covid-19.

Jika mengalami gejala Covid-19 Jika ibu hamil mengalami gejala Covid-19 yang umum, layaknya batuk, demam, dan kelelahan, berikut adalah lebih dari satu perihal yang mesti dilakukan: 1. Mengisolasi diri Segera setelah merasakan gejala Covid-19, melaksanakan isolasi independen di rumah. Selama isolasi mandiri, tidak diperbolehkan untuk menemui tamu atau nampak rumah.

Bahkan, jikalau memungkinkan, ibu hamil yang bergejala mesti berada di ruangan terpisah berasal dari bagian keluarga lainnya. Baca juga: Catat, Inilah 7 Makanan yang Harus Dihindari sementara Hamil Mintalah bagian keluarga lain untuk menunjang memenuhi kebutuhan dasar, layaknya makanan, kebersihan, dan obat-obatan. 2. Lakukan tes Covid-19 Untuk meyakinkan apakah gejala yang dirasakan adalah petanda klinik kandungan di bekasi

Covid-19, segera melaksanakan tes PCR. Cari mengetahui Info seputar layanan tes PCR melalui klinik kebugaran terdekat. Tes ini tidak hanya dijalankan oleh orang yang bergejala. Semua orang yang tinggal dengan orang yang bergejala Covid-19 pun mesti melaksanakan tes. 3. Konsultasi dengan dokter Konsultasikan dengan dokter tentang gejala yang dialami untuk mendapatkan petunjuk penanganan yang tepat. Di samping itu, konsultasikan termasuk keadaan kehamilan.

Dokter dapat memberikan bermacam Info mutlak untuk senantiasa memelihara kebugaran calon ibu dan bayi sepanjang masa isolasi. Baca juga: Meski Sedikit, Minum Kafein Saat Hamil Bisa Hambat Pertumbuhan Bayi Menemui dokter atau menghubungi layanan kebugaran mesti dijalankan jikalau ibu hamil mengalami hal-hal berikut ini: a. Bayi bergerak lebih sedikit berasal dari biasanya b. Gerakan bayi tidak bisa dirasakan c. Ada perubahan pada pola gerakan bayi d. Pendarahan pada vagina e. Merasa kuatir dan kuatir berlebih f. Sakit kepala yang tidak kunjung hilang g. Sesak napas sementara berbaring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *